ISFiT 2013: Global Trade ‘ I left my heart in Trondheim’ Pengalaman pertama di Negeri Viking, Norwegia (1)

Gambar

Wah ini pertama kalinya aku nulis blog lagi setelah 3 tahun ini disibukkan dengan urusan kuliah dan lain lain *menyibukkan diri tepatnya. Tahun ketiga ini memang lebih santai kayaknya dengan 23 kredit matakuliah jurusan, dan nggak kerasa waktu semakin cepat. Tulisan tentang ISFiT 2013 ini boleh dibilang expired karena acara ini tepat berlangsung setahun yang lalu, tapi entah kenapa memori selama di Norwegia masih membekas sampai sekarang bagi para ISFiTers, then we simply use the jargon ‘We left our heart in Trondheim’.

Sekilas tentang ISFiT yang merupakan acara 2 tahunan yang diikuti oleh berbagai pelajar dari berbagai belahan dunia  untuk berkumpul dalam tema yang telah ditentukan di kota bagian utara Norwegia yang terkenal sebagai kota pelajarnya Norwegia, Trondheim.  Kotanya memang mirip sih sama Jogja, tempat dulunya aku pernah mengenyam pendidikan S1 selama setahun, :D. Proses aplikasi ISFiT cukup ketat yang harus menyisihkan ribuan aplikasi calon peserta dari seluruh belahan dunia. Awalnya aku mendengar ISFIT dari kakak kelas UGM yang memang dari cerita beliau, acara ini bisa dibilang acara 2 tahunan yang cukup memberikan pengalaman yang sangat signifikan buat beliau. Pada waktu 2011 akhirnya aku mencoba peruntungan untuk mendaftar acara ini dan voila lolos aplikasi ISFiT yang pertama kalinya membuat aku tidak sabar untuk mengeksplor skandinavia. Tetapi Allah pada saat itu menginginkan jalan yang lain, pada saat yang sama aku diundang untuk mengikuti 14th World Business Dialogue di Jerman dengan beasiswa penuh. Ini mungkin yang pertama kalinya aku merasakan galau dan lagi saat itu memang bulan pertama aku tinggal di Turki untuk menempuh studi undergraduateku. Dan keputusan akhirnya jatuh ke acara di Jerman karena tahun kemarin aku lolos aplikasi 13rd World Business Dialogue tapi sayangnya nggak lolos buat dapet beasiswa penuh.  Harus nunggu 2 tahun lagi untuk aplikasi ISFiT tahun berikutnya.

Singkat cerita akhirnya tahun 2012 pun tiba dan aplikasi ISFIT dibuka untuk ISFiT 2013. Yah, inilah kesempatan emas itu buat aplikasi ulang acara yang sudah ditunggu-ditunggu. Awal November 2012 merupakan hari yang paling mendebarkan, karena itulah hari pengumuman kelolosan ISFiT. Tiba-tiba pada saat itu waktu menunjukkan pukul 12.37am dan HP tiba-tiba bergetar karena email masuk. Kira-kra emailnya berisi demikian “Dear RAHMAD SUPRIYANTO, Congratulations! You have been selected to participate in ISFiT 2013! You will be attending workshop 6 and Food . We truly believe that your participation will contribute uniquely to the festival, so we do hope that you will be able to attend.” Alhamdulillah, terimakasih ya Allah, Engkau beri aku kesempatan kedua untuk ke skandinavia dan kali ini aku lolos dari sekitar 5900 aplikasi dengan beasiswa penuh ke sana. Sungguh benar janji Tuhan dimana kalau kita mampu bersyukur, maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan kau dustakan(lagi)? (Q.S. Ar Rahman 23).

Hari pertama menuju penerbangan menuju Norwegia tepatnya penerbangan waktu itu dengan Air France transit di Paris dan take off  besok jam 6.35 am dari Ataturk Airport. Artinya aku harus nginap di bandara karena dormku yang cukup jauh dari bandara. Thanks to sahabat labil si Nurman yang rela nemenin nginep di bandara, dan mendadak ada sms dari adik kelas Ridwan yang berencana ke bandara dan kemudian kita nginep bareng-bareng di masjid bandara. Wah ternyata banyak traveller yang nginap di masjid bandara Ataturk, padahal udah taken tempat dari awal :s. Jam 4.30 am pun tiba da aku segera menuju check in counter dan voila Paris I’m coming again :D

Gambar

*menu sarapan seafood yang sudah dipesan dari Air France ke Paris CDG*

Jam 9.15am waktu Paris aku mendarat di ibukota Perancis ini. Ini kedua kalinya aku ke Negeri Napoleon dan Bienvenue a Paris menyambut suasana paris yang cerah pagi itu. Transit di Paris selama 6 jam yang aku habiskan dengan keliling antar terminal bandara Charles De Gaule yang ternyata luas banget.  Jam 4pm panggilan untuk boarding dari AF menuju oslo yang siap membawa kami ke Oslo Gardemoen Airport, Norwegia. Perjalanan memakan waktu 2,5 jam dan detik detik sebelum landing aku sempat terbangun dan melihat pemandangan  Oslo dari atas. Subhanallah, ini pemandangan yang sangat sangat awesome, akhirnya skandinavia!!!!!
Setelah baggage claim menuju pintu keluar dan disambut oleh panitia ISFiT. Ternyata disini banyak para ISFiTers yang telah menunggu untuk berangkat bersama ke Trondheim dengan bis shuttle yang disediakan oleh panitia ISFiT. Kerenn, banyak peserta dari Indonesia juga yang mewakili ISFiT tahun ini.

Perjalanan di bus menuju Trondheim yang memakan waktu sekitar 9 jam aku habiskan dengan tidur pulas karena semenjak kemaren malam belum tidur nyenyak. Pas waktu menunjukkan 7.15 am waktu Norwegia dan suhu -11oC waktu itu, bus kamipun tiba di Trondheim, kota kecil yang kental dengan suasana pelajarnya. Setelah proses pendaftaran dan aku pun dibawa ke tempat berkumpulnya workshop Health and Wealth (oh yak arena sesuatu hal workshopku dipindah dari Food ke Health and Wealth, awalnya aku protes karena workshop Food is the most appropriate one for me, but suddenly I realized that Health and Wealth is the best!). Bertemu teman-teman dari seluruh penjuru dunia dan Arin, mahasiswi FK UNAIR yang kebetulan satu workshop dan kemudian bertemu Nisa FKM UI yang entah kenapa pas awal ketemu kita nggak pernah ngomong bahasa Indonesia, bahasa Inggris padahal udah saling tau kalau kita dari Indonesia, haha. Hari pertama pengenalan rasa khas makanan Norwegia, keju coklat yang rasanya bener-bener enak dan hari penjemputan oleh host. Semakin lama, semakin dikit jumlah peserta yang sudah dijemput oleh hostnya masing-masing. Dan entah kenapa tinggal aku doang yang belum dijemput, penasaran seperti apa ya hostku nanti, apa  sebuah keluarga yang samara? Dan ternyata Max, my workshop leader announced that He is my host. Ternyata dari tadi Max nungguin siapa yang namanya Rahmad Supriyanto, dia belum tau kalau nicknameku Riyan. Dan akhirnya kita menuju  apartemen Max yang letaknya sangat strategis dekat dengan sungai Nidelva yang terkenal itu. Apartemen Max dihuni oleh sekitar 4 orang dan berlantai 3. Ukuran kamar Max mirip sama kosanku di Jogja dan lebih kecil dari apatoku pas di Jepang. Hari ini agendanya Max bakal masakin Norwegian Pie,  dan bahan-bahan untuk Pie harus kita beli di REMA 1000 (minimarket andalan di Norway). Kesempatan buat belanja ini nggak aku sia-siain untuk survey harga bahan makanan pokok di Norway dan alhasil kesimpulannya harga susu coklat atau plain disini murah banget dan lagi harga salmonnya yang super duper murah. Karena saking sukanya lihat ekspresiku tentang harga salmon, akhirnya Max berinisiatif bikin Salmon Pie ala Norge. Wah lumayan cepet buat masak Salmon Pie yang aku Cuma bisa bantu motongin sayuran, tapi salut sama Max yang dia emang expert sebagai anak kos yang pinter masak. Salmon pie pun beyond my expectation. Setelah makan malam yang sangat mengenyangkan, akhirnya aku dan Max menuju studentersamfundet untuk plenary session of ISFiT dan ini pertama kalinya plenary session dibuka oleh Perdana Menteri Norway dan salah satu speaker yang cukup terkenal dalam kontribusi beliau dalam bidang kemanusiaan Dr. Vandana Shiva.

Gambar

*Salmon Pie ala chef Max Eckbo Oliver Hallqvist*

Gambar

*ISFiT plenary session by Dr. Vandan Shivan and PM of Norway*

Waktu pun  semakin larut sementara suhu diluar semakin dingin, time to go home and sleep. Tapi dikamar Max ini cuma ada satu tempat tidur dan sebelum tidurpun Max merapikan kasurnya untuk tempat tidurku dan dia berencana untuk tidur dibawah. Tapi ini kurang sopan banget untuk tradisi timur, tamu tidur diatas sementara hostnya tidur dilantai. Dengan debat yang cukup lama *lebay* akhirnya kita sharing tempat tidur yang seukuran tempat tidurku di dorm. Yang aku salut dari pemuda Norwegia ini, dia taat agama dan aktif di berbagai organisasi. Sampai-sampai pas sebelum tidur, dikala aku sholat isya, dia pasti menyempatkan diri untuk baca Bible. Jadi inget kalau nginep ditempat sahabat labilku Nurman yang kebiasaan hampir mirip Max setiap malam kalau dia baca Al-Quran. Pikirku, betapa Tuhan itu adil, aku selalu ditempatkan kepada orang-orang yang taat whatever they beliefs are. Dan kebiasaan inipun berlanjut dengan diskusi singkat, kalau di Turki pas nginep di tempat sahabatku ini kita selalu diskusi dengan topik-topik apapun sampai –sampai kita nyebutin aktivitas ini ‘diskusi malam’, dengan Max pun aku diskusi apapun itu tentang Norway dan sampai ke ranah agama.

Pagi itupun aku terbangun dan sesegera sholat subuh, waktu nunjukin jam 6.25am dan kerasa masih gelap banget, tapi Max udah turun kebawah buat nyiapin sarapan. Ternyata Max harus cepet-cepet ke studentersamfundet (tempat dimana ISFiters berkumpul), sementara aku harus kesana sekitar pukul 8.45am. Tiba-tiba meja makan pun penuh dengan sarapan ala Indonesia-Norge, kenapa? Karena disini ada nasi, omelette, saus Bangkok dan fiskekake (Fish Cake) atau pempek Norwegia aku menyebutnya, rasanya mirip pempek sih. Haha Thanks Max you know me so well :D . Jalan menuju ke samfundet pun sungguh menakjubkan, menelusuri sungai Nidelva dan disampingnya ada Nidelva church yang merupakan ikon kota ini. Di samfundet akupun bertemu peserta lain dalam satu workshop yang kemudian oleh arahan Mari dan Maren (workshop leader) kita menuju ke St. Olav hospital tempat kita akan melakukan workshop nantinya. Disini hari pengelenalan pun tiba, workshop leader kita ada 4M, Max Maren Marit Mari dan satu lagi yang berperan penting di logistic Halli. So we called them as 4M&H. Pengenalan hari pertama workshop pun ditutup dengan video tentang bubble systems yang dikenalkan oleh Hans Rosling. Setelah workshop, kamipun dipersilahkan untuk pulang ke rumah host masing-masing untuk persiapan opening ceremony dengan busana tradisional.

Gambar

*ISFiT Opening Ceremony*

Beckoned Trip to Germany

14 March 2011

Finally after such a long time waiting for getting free trip to Germany, my great dream. Today I am able to go there. Before going to Germany I was facing lot of simple and complicated problems. Issuing visa was so cruel, it took 13 days only for me becoz my nationality, but finally I could handle it.

I will depart from Izmir(Adnan Manderes Airport) to Cologne(Koln Bonn Airport) at 22:45. I begin check in 2 hours before departure then I enter the gate 1 hour prior to departure. I had chosen Sun Express as my flight to Koln because it was the best price to go. When I am sitting on plane’s chair I think about the plane. I will flight to Germany for about 3 hour, and here not any in-flight entertainment front of chair, just little big monitor. Haa I think it is the risk for getting cheap flight. J but think fully it is not so bad at all. I got delicious meals and also the service is good. Ha almost forgot that all flight to Germany with Sun Express may be just served in 2 languages on board, Turkish and Deutsch, so be aware if you don’t know both. :D

dinner@flight to Cologne

3 hours goes so quickly. I just watching over and I see Greece at the night, impressive!! Then I just was spending all time with log sleeping. J  after that I awake from my short sleep because of stewardess’s announcement about plane will landing in no time. I see around cologne over, and beautiful!!! Especially Rhein river, it so great!!!

After had a baggage claim I go to cologne airport station to take a train to Cologne Deutz where my hostel locate and I will stay there for 5 days later attending 14th World Business Dialogue. I make payment from this machine:

And this is my train ticket:

2hour to go!!!!

Waiting for the train, I was interested in walking around here. I see attractive photograph :

Is that so attractive and funny?? Haha

I also catch a picture of Germany’s bullet train :ICE trains which passing through.

Finally my train comes at punctual (think that here like Japan): so happy that Germany is really one of best country to go

Ya here I go

Just couples of minutes I go to Cologne Deutz Station. It is big enough, I walk to exit gate and see Asian ( they seem like backpacker, make me bit envy I still not experiencing on backpacking abroad, moreover they woman) yeah I should go next year. :D

Here the hostel. Committee seem work over the night, it is 3 am and they still work to arrange student participant..Congrats for them!! I have to hour to sleep, because I have to pray at 6am..

Alhamdulillah

Wah lama juga gak blogging.. sibuk dan menyibukkan diri,hehe :)

Alhamdulillah setelah penantian panjang akhirnya diterima di pilihan pertama : Istanbul Technical University – Faculty of Chemical and Metallurgical Sci, Food Engineering Department.

semoga nantinya ada waktu buat blogging..really miss blogging.. :)

Germany Visa Application (Schengen Visa)/ Aplikasi Visa Schengen di Kedutaan Jerman

Application for Schengen visa at the first time seemed to be difficult as some claimed. However, if your documents have been completed clearly enough, your application will go smoothly.

Applying Visa from Turkey is more complicated than Indonesia (for Indonesian nationals), I think. In Turkey (i’m living in İzmir) you have to make an appointment (randevu) by transfering money 23 YTL (around 11 euro) via Ziraat Bankasi 48553500-5001 which intended invoice for German consulate in İzmir. Please be aware that you had already told the teller about your payment destination for and right after transferring the money, you should call the consulate on 0-232-444 06 36 (Monday-Friday 08.00-18.00) and for Ankara/ Istanbul call 0-212-340-49 00 (Monday-Friday 08.00-18.00).

Moreover, following documents that you should prepare are :

  1. Passport
  2. Application Form (Free), you can download from www.Izmir-diplo.de or www.ankara.diplo.de or go to nearest consulate/embassy.
  3. 2 photographs with minimum 6 month ago and 45×35 mm size.
  4. Copy of your bank account statement.
  5. Copy of your Ikamet Residence (it is obligation also for foreigners)
  6. Copy of Öğrenci Belgesi(Information that telling details about your study here, for student only)
  7. Copy of your Bursu Belgesi (Scholarship Statement, if you have)
  8. Travel Health Insurance, All people who wish entering schengen countries must provide Insurance with bailed minimum 30.000 euro. In Turkey you will find privat insurance company like Anadolu Sigortası, Güneş Sigortası,etc.
  9. Invitation Letter. And,
  10. Booking Flight Information.

After providing such complete documents, please make sure about your appointment date and time (Randevu Tarihi), then prepare also for visa’s fee about 60 euro, in case they ask for it. After 2-10 days*, your visa will be issued.

*2 days for Turkish people, but for foreigners even take longer about 10 working days, like I did.

Residences outside of Izmir, you need additional 13 YTL and or 18 YTL charge (farther place) for transferring passport to your address. You will be asked for this fee when you arranging visa on Department of Visa by UPS cargo.

This information of which area that covering each embassy or consulate Germany in Izmir.

Consulate of Germany in Istanbul :

Balıkesir. Bilecik. Bolu. Bursa. Çanakkale. Düzce. Edirne. Eskişehir. Istanbul. Kırklareli. Kocaeliç Tekirdağ. Sakarya and Yalova

Consulate of Germany in İzmir :

Afyon. Antalya. Aydın. Burdur. Denizli. Isparta. İzmir. Kütahya. Manisa. Muğla and Uşak

Instead of regions that I had spelling above, become responsibility of Germany Embassy in Ankara.

Hope this info will help your application and wish you a great journey to Europe :D

Turkish Government Scholarships 2011 ( Beasiswa Pemerintah Turki tahun 2011 )

Ini pengumuman yang diberitahukan lewat email :

Pemerintah Republik Turki menyediakan 70 (tujuh puluh) paket Beasiswa bagi Pelajar
dan Mahasiwa Indonesia untuk Tahun Ajaran 2011-2012 untuk belajar di
Universitas-Universitas Negeri di Turki dengan komposisi sbb:

1.       20 paket -  Kursus Bahasa Turki, batas akhir penyerahan aplikasi: 10 April
2011

2.       30 paket -  Program S1 (Bachelor), batas akhir penyerahan aplikasi: 1 Juni
2011

3.       10 paket -  Program S2 (Master's), batas akhir penyerahan Aplikasi: 1 Juni
2011

4.       10 Paket -  Program S3 (Doctorate), batas akhir penyerahan Aplikasi: 1 Juni
2011

Paket beasiswa yang ditanggung oleh Pemerintah Turki meliputi:

1.       Biaya Pendidikan

2.       Akomodasi (tempat tinggal/asrama)

3.       Biaya kesehatan (hanya untuk penyakit ringan, tidak termasuk operasi dll)

4.       Uang saku bulanan, biaya buku, tunjangan thesis untuk S1, S2 & S3.

Biaya perjalanan (TIKET pulang pergi Indonesia-Turki), biaya makan, dan biaya-biaya
selain no. 1-4 diatas, ditanggung oleh Penerima Beasiswa; atau, boleh menggunakan
Sponsor dari Pihak Penerima Beasiswa.

Seluruh aplikan harus datang sendiri ke Kedutaan pada saat mengajukan aplikasi
lengkap, tidak dikirim lewat pos, email atau fax.  Bawa serta original/ASLI
ijazah/sertifikat/dll untuk ditunjukan kepada Pihak Kedutaan.  

Formulir aplikasi terlampir diketik rapi dilampirkan dengan seluruh dokumen yang
diperlukan dan dikembalikan sebelum deadline diatas, melalui:

Kedutaan Besar Republik Turki 

Jl. HR Rasuna Said Kav.1 Kuningan

Jakarta  Selatan 12950

Senin- Jumat: 09:00 - 15:00

Attn: Ms. Lenny HAFEL

Dokumen yang diperlukan:

a)                     Bachelor's Degree Applicants

1.                    Diploma/Ijazah  (lampirkan copy ijazah & terjemahannya dalam
Bahasa Inggris)

2.                    Transcript Nilai (lampirkan copy transkrip & terjemahannya
dalam Bahasa Inggris)

3.                    Health report - General Check up ASLI terbaru (dalam Bahasa
Inggris dan Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter dalam Bahasa Inggris)

4.                    TÖMER Turkish Diploma (If available) 

5.                    Photo 4 x 6 (berwarna, 1 lembar)

b)                    Master's/ Doctor's Degree Applicants

1.                    Diploma, /Ijazah  (lampirkan copy ijazah & terjemahannya dalam
Bahasa Inggris)

2.                    Transcript, (lampirkan copy transkrip & terjemahannya dalam
Bahasa Inggris)

3.                    Health report General Check up ASLI terbaru (dalam Bahasa
Inggris dan Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter dalam Bahasa Inggris),

4.                    TÖMER Turkish Diploma (If available)

5.                    Recommendation Letters  (in English) from Rector of your
university

6.                    Photo  4 x 6 (berwarna, 1 lembar)

c)                     Turkish Language Summer Courses Applicants  (Periode Kursus:
July 1st to August 31st )

1.                    Diploma / Student certificate (lampirkan copy ijazah &
terjemahannya dalam Bahasa Inggris)

2.                   Health report, General Check up ASLI terbaru (dalam Bahasa
Inggris dan Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter dalam Bahasa Inggris),

3.                   Photo 4 x 6 (berwarna, 1 lembar)

d)            PROGRAM RISET tidak diberikan kepada Indonesia untuk tahun ini.

Petunjuk untuk pilihan Universitas, silahkan search lewat Google, dengan keyword:
"List of State Universities in Turkey". (Pastikan universitas yang anda pilih adalah
Universitas Negeri karena Universitas Swasta tidak memberikan beasiswa)

1.       Bagi aplikan untuk Program Kursus Bahasa Turki: pilih UNIVERSITAS NEGERI,
hanya yang berada di kota: Ankara, Istanbul, Izmir, Bursa, Antalya, Samsun and
Trabzon)

2.       Bagi aplikan untuk Program S1,S2, dan S3: jurusan bebas (kecuali
Kedokteran), pilihan UNIVERSITAS NEGERI bebas di semua kota di Turki (Contoh
pengisian formulir aplikasi untuk pilihan universitas: the name of university:
ANKARA UNIVERSITY ; the name of faculty or institute: SOCIAL SCIENCE ; Department -
Main Branch of Science of Faculty or institute : INTERNATIONAL RELATIONS), ditambah
2 pilihan lain sesuai keinginan. Ini hanya contoh saja, pilihan 3 fakultas dan
Universitas Negeri yang dicantumkan dalam formulir aplikasi, tergantung pilihan
aplikan.

Pahami dengan teliti general requirements terlampir. Aplikasi yang tidak lengkap
dan/atau terlambat diterima oleh Kedutaan setelah batas waktu yang ditentukan
diatas, tidak akan diproses. 

Informasi selanjutnya dapat menghubungi email: Nurlenny.hafel@mfa.gov.trSalam,

Lenny HAFEL

Kedutaan Besar Republik Turki Jakarta

=============================
 formulir bisa didownload disini :http://digm.meb.gov.tr

–list of top universities in Turkey:

http://www.webometrics.info/rank_by_country.asp?country=tr&zoom_highlight=turkey

Ankara and Center Anatolian

31/01/2011

Wah rasanya udah lama banget gak ngepost di blog… Im back after busiest days lately and exam preparation… ::freez::

Hari ini tepatnya hari Minggu. Hari dimulainya liburan musim dingin selama 2 minggu. Kami berencana berpetualang sambil melihat universitas di Ankara dan region Anatolia. Perjalanan hari ini emang asyik bgt, kita sepakat nggunain Karesi Ekspresi ke Ankara. Harganya lumayan murah sih , 22 YTL atau sekitaar Rp. 132.000,-. Wah tapi jangan diragukan untuk kualitas emang Turki bagus banget. Disamping tempat duduk hanya 2 – 1, dilengkapi penghangat dan tempat duduknya reclining seat seperti kelas eksekutif di Indonesia. Rasanya miris bgt ngeliat kereta Indonesia yang masih perlu perbaikan L

-Karesi Ekspresi menuju Ankara-

Perjalanan menuju Ankara memakan waktu sekitar 13 jam. Meskipun kereta ini lumayan cepat tapi trayeknya cukup jauh. Nantinya sampai Ankara pas pagi hari..wah jadi bisa langsung keliling.. J

Akhirnya sampai Ankara juga.. jam 9:42 waktu Ankara.. Haa.. Ternyata gak sedingin yang dibayangkan..Jauh lebih ngeri Izmir..hehe.. Kita dijemput oleh Ketua PPI Turki dan selanjutnya menuju Kizilay Cd. (Pusat Kota) untuk bertemu teman-teman yang lain.

Setelah makan pagi , akhirnya kita terpisah..rombongan cewek dan rombongan cowok.. Sampai juga di apartemen salah satu mahasiswa master Universitas Hacettepe bernama Mas Kristian. Wah seneng bgt pas pertama dateng disuguhin bakwan sama ayam goreng sambel pedaaass.. Berasa makan lalapan di Jogja,,hehe

**

Istirahat bentar, terus pas sore hari kami berencana ke Universitas Hacettepe untuk main salju plus hunting foto..hehe katanya sih di hacettepe saljunya tebel bgt. Perjalanan dr apartemen ke sana cukup lama sekitar 1 jam..Dan untuk masuk univ nya gak gampang. Kami harus cari alas an, yaitu bilang ke sekuriti kampus waktu pemeriksaan bahwa kami mau daftar di Univ ini..::freez::

Ternyata bener, di Hacettepe saljunya tebaaalll…kami pun hunting foto disini..

-@Hacettepe University-

Akhirnya saat untuk pulang ke apartemen…Thanks God for today.. :D

***

2/2/2011

Siang ini rencana kami berikutnya adalah ke Universitas Terkenal di Turki, Middle East Technical University dan Ankara University. Memang masuk univ di Turki untuk sekedar lihat2 emang susah bgt..gak kayak di Indo..tinggal masuk aja. Akhirnya kami menunggu mahasiswa Indonesia yang kuliah di Ankara University untuk bernegosiasi dengan sekuriti kampus. Finally we make it..!!

Akhirnya bisa ke Fakultas Pertanian Universitas Ankara,

—-

Wah ini dia Department of Dairy Science and Technology. Pilihan pertamaku sewaktu mendaftar beasiswa ini. Beruntungnya langsung ketemu dengan Professor departemen ini. Wah untung bahasa inggrisnya expert, aku pun disarankan untuk masuk METU- Food Eng.

Yah bergegaslah kami ke METU(Middle East Technical University,red.). Lagi kami menghubungi ketua PPI karena memang beliau kuliah S2 disini. Tapi pada saat itu kami dengan nekatnya bilamg ke sekuriti mau daftar disini dan liat2. Tapi malang benar, kami diturunkan dari bis di depan gerbang kampus METU untuk menuju bagian informasi sebelah gerbang. Kami tunjukkan kimlik (identitas). Pada saat itu yang aku tunjukkan Tomer kimlik..haha langsung suruh masuk tanpa ini itu..

Kampus METU emang luas bgt.. 3x luas UGM aku kira.. Disini sampai ada monorail(tp sekarang gak difungsikan) dan bis yang dapat digunakan secara gratis jika kita sudah memasuki gerbangnya. Bagian pertama yang kami kunjungi adalah Bagian PostGrad..karena salah satu teman ingin menanyakan tentang Master bidang Petroleum.. Sementara aku sendiri ingin ke bagian kantor Internasional dan Bagian Bio Molekuler..Akhirnya kamipun menuju kesana :

-depan Fakultas Biologi bagian Biomolekuler-

-ruas jalan setelah masuk gerbang METU-

-Peta Kampus METU-

Selesai semua acara ini, kami menuju salah satu supermarket yang katanya indomie dijual disana. Tapi sayang pada saat itu Indomie habis..Terpaksa pulang tanpa Indomie L

***

3/2/2011

Hari ini rencana ke Kapadokya. Tapi karena banyak yang gak setuju akhirnya diubah menjadi ke Bursa untuk main Skii..Hari ini ternyata juga ada hal yang sempat membuat kami agak kecewa, karena cewek pada mau balik ke Izmir. Ahh daripada liburan rusak akhirnya siang itu juga setelah berbicara 8 mata akhirnya aku dan temenku berencana naik YHT (kereta cepatnya Turki)..mumpung muraaah bgt… disini ada diskon buat pelajar lho..Jadi kami berdua hanya di charge 16TL/orang atau sekitar Rp. 96.000,- Jarak yang ditempuh sekitar 240 km. Setara Jogja- Surabaya. Dan dengan kecepatan 250km/jam akhirnya sampai Eskisehir dalam waktu 1,5 jam.. Greaattt

-bersiap naik YHT-

—-

-YHT interior ( here 253,2 km/h speed)

Sampai Eskisehir ternyata otobusnya masih ada untuk yang ke Bursa. Langsung dah naik bus tekno dengan harga 14TL.  Perjalanannya cukup menyenangkan dengan hiburan TV dan Multimedia di depan tempat duduk. Sesampainya di Bursa jam 17.00… wah udara disini cukup dingin.. kami bingung mencari penginapan. Akhirnya timbul ide untuk nginap di Ogrenci Yurdu (Asrama Mahasiswa) , soalnya kami punya kartu Ogrenci Yurdu. Nah untungnya pas di bis ada Wifi.. kami memilih Uludag University. Langsung cabut kesana…. :D

Dengan beraninya menemui Mudur(Direktur) asrama waktu itu.. Setelah perdebatan lama karena kami nggak punya surat ijin dari Mudur asrama kami, akhirnya boleh nginep dengan status musafir..Hehe.. Wah kamar disini lebih lebar dan hebatnya disini udah ada lampu belajar plus saklar  listrik terpasang dimasing2 kamar.. Jadi betah n gak perlu ke Wifi room…

-Asrama Mahasiswa (Öğrenci Yurdu)

Time to Sleep.. Tomorrow will be a great day :D

******

4/2/2011

Hari ini sengaja bangun pagi untuk siap2 menuju tempat ice skiing di Uludağ (Gunung Ulu).. Tempatnya jauhh banget keatas. Dari Öğrenci Yurdu kita naik otobus 2 TL terus harus naik kereta gantung atau cable car . Tiket cable car pp seharga 15 TL…Perjalanan membutuhkan kurang lebih 1,5 jam. Dan harus transit 1x.  Setelah 1,5 jam akhirnya sampai di Uludag. Tapi pertama datang agak heran juga sih, kenapa nggak ada tempat ski.. malah banyak bgt anak kecil yang main kereta ski…Ternyata kami harus naik dolmus (semacam mini bus) seharga 2,5 TL untuk sampai di puncak Uludag, tempat dimana bisa bermain skii..

-Cable Car Service-

Akhirnya sampai sini juga.. bertemu dengan teman2 Malaysia yang kuliah di Jordan.. Wah karena kita rame2, akhirnya nyewa peralatan ski didiskon jadi 15TL yang semula 20 TL..

-with Malaysians-

it is skiing time …  J))))

Nggak terasa cepat sekali … akhirnya harus balik Izmir.. Very nice winter breakss… Thanks God J

Exploring Selcuk, City of Ephesus (Greek Archeological Remains)

26 December 2010

Today is a bad day to go around. Because Izmir is so cloudy and we couldn’t see the sunshine, we continuing our plan to go to Selcuk, City of Ephesus. As yesterday plan’s failed because of the false schedule..

It is very cheap to go. We go with the DMU Ekspresi, a fast train from Basmane Station (Basmane Garı) to Nazilli station which the middle of the route is Selcuk. Izmir – Selcuk is about 90 km far. With DMU ekspresi tren we could reach the Selcuk station for about 1 hour 15 minutes.

On the way to go, it was raining hard. So we only hopeless to take best photos at Selcuk. Moreover at Torbalı it was bad flood. So hopeless L

outside of the train... bad flood

But it was awesome after that, when 20 minutes to arrival at Selcuk Gar. It was so brightly. I couldnt see any rain or flood forms here. We all being happy. I also happy at the moment. I met kindly girl who give me some Turkish bread called Simit ( like Donat) and made such a long Turkish conversation. But Finally we had to finish our conversation because  we had arrived at Selcuk station.

-great conversation at that time-

Waahh it was so fresh airs outside. I began opening my maps about selcuk. Selcuk is simple, not same with my maps describing about. I could see the Kale and St. John Church near the station. Waaw streets here also so small and short. So compatible with ours, backpackers. I like seeing around everyplaces with walking.

So short walking to reach St. John Church. This church is an oldest church in Selcuk. Now, the church only for seeing and became a museum. We have a Museum Card (Müze Kart) so we could enter easily at the Church without paying. Entering the church need 5 YTL. Haaha I was so big laughing when Koreans seeing us why could enter this site easily. Turkey is very good for entertaining student by providing museum card  (öğrenci kartı). So we could visit all museums in Turkey freely.

Here the Müze Kart

Here St. John Church scenerys

In addition of our tours. We also visit the Isa Bey Mosque, it is near the church. I was so impressed with the ornamen. İt is the best!!!

We continue to other places after that. I still seeing on the maps. I made some direction about the way to go Efes Museum… Haaa as my expectation, it was so short walking. We could easily find that place. Entering Efes Museum is 5 YTL ( but free for us with student card). Waa it was so great inside. I just take some photos nakedly, because it is prohibited to take a photograph.

The last destination is Ephesus Archaeological. On that moment, I was catched by seeing Korean Restaurant. So I very eager to make my stomach up.. I was eating Kim Chi (Korean Salads), a bowl of rice with Beefs. It was so delicious JOO

After making praying, We continue to the Dr. Sabri Avenue which will bring us to Ephesus City. 30 minutes walking finally we had arrived at Ephesus City. Actually this city was small. This city was made by King of Greek Periods. Here we could find Amphiteather,  two big theater ; Library of Celsus; Roman Bath Skolastica.. It was great seeing this archaeological remains. More over we just walking for enjoying the city.

Ephesus Theater

-Ephesus Grand Theater-

-Ephesus Marble Street-

- Celsus Library-

Oh… It’s time to go. Finishing our tours at 5 o’ clock. Because our train will depart from selcuk at 7:10pm. At the time we waiting for our train, we met a very friendly train dispatcher and ticket service. He is so friendly so we could make photopraphs with and let me sit in his chair..

I promised i could go here someday and visiting house of virgin mary andtrain museum J